Home » » PTK IPA KELAS III BAB I

PTK IPA KELAS III BAB I

Written By Bapak Rinoto on Thursday, April 19, 2012 | 8:41 AM


BAB I
PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Masalah
Pada era globalosasi sekarang ini, dunia pendidikan Indonesia ikut mendapat pengaruh dari perkembangan yang terjadi di dunia, termasuk model dan pendekatan pembelajarannya. Selama ini sudah berbagai macam model dan pendekatan pembelajaran diterapkan oleh para guru, namun hasilnya tetap belum maksimal. Pada akhirnya diperkenalkan pendekatan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL), yaitu konsep yang membantu mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu pilar Contextual Teaching and Learning (CTL) adalah inkuiri atau menemukan yang merupakan bagian inti dari kegiatan pembelajaran. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh siswa diharapkan bukan hasil mengingat seperangkat fakta akan tetapi hasil dari menemukan sendiri, terutama di dalam memecahkan suatu masalah yang diberikan oleh guru sesuai dengan materi pelajaran yang sedang berlangsung.
Kemampuan siswa kelas III Sekolah Dasar ........................., Kecamatan ........................., Kabupaten ......................... dalam hal menemukan pengetahuan masih sangat rendah. Hal ini ditunjukkan dalam beberapa kali proses kegiatan belajar mengajar berlangsung baru 30% siswa yang berani tunjuk jari bila guru memberikan pertanyaan, 40% siswa yang berani memberikan masukan pada waktu diskusi, 20% siswa yang mampu memberikan solusi atas permasalahan teman, dan 48% siswa yang dapat menjawab soal evaluasi dengan benar, ini menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa tersebut masih rendah.
Permasalahan yang terjadi di Sekolah Dasar ........................., Kecamatan ........................., Kabupaten ......................... adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa. Hal ini terbukti dari dua kali pelaksanaan tes formatif, hasil yang diperoleh belum mencapai ketuntasan. Dari 25 anak yang mengikuti tes formatif, baru 12 anak (48%) yang mencapai ketuntasan.
Untuk mengatasi permasalahan di atas, perlu melakukan Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana siswa mampu memecahkan masalah mengenai kompetensi dasar mendeskripsikan hasil pengamatan tentang pengaruh energi panas, gerak, getaran dalam kehidupan sehari-hari dengan materi energi dan pengaruhnya dalam kehidupan sehari-hari, dengan cara mencari sendiri pemecahannya, sedangkan guru hanya sebagai pembimbing.
Berdasarkan observasi dan diskusi dengan teman sejawat diketahui adanya beberapa masalah yang menyebabkan rendahnya pencapaian kompetensi dasar tersebut. Beberapa kemungkinan penyebabnya adalah:
1.      Kurangnya kemampuan siswa dalam mencari dan menemukan pengetahuan atau konsep.
2.      Rendahnya keberanian siswa dalam memberikan pendapat sesuai dengan pengetahuan yang dimiliki.
Dari pernyataan-pernyataan tersebut di atas dapat disimpulkan beberapa faktor penyebab timbulnya permasalahan, di antaranya:
1.      Guru belum menerapkan metode yang sesuai dengan pembelajaran yang dilaksanakan.
2.      Guru belum mengaktifkan siswa dalam proses kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan.
3.      Guru belum memberikan kesempatan pada siswa untuk mencari sendiri konsep materi pelajaran.
Supaya tujuan pembelajaran dapat tercapai, perlu adanya perbaikan proses pembelajaran, dalam hal ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK).
  1. Perumusan Masalah
Berdasarkan permasalahan di atas, maka perumusan masalah yang akan dikemukakan adalah “Bagaimana peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA terhadap konsep pengaruh energi melalui penggunaan metode inkuiri.”

  1. Tujuan Penelitian
1.      Tujuan Umum
Tujuan umum penelitian ini adalah:
a.       Untuk mengkongkritkan pembelajaran dan dapat melibatkan siswa dalam pembelajaran IPA sehingga pembelajaran lebih bermakna bagi siswa.
b.      Untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah.
c.       Mengembangkan model pembelajaran yang aktif, kreatif, dan inovatif.
2.      Tujuan Khusus
Tujuan khusus penelitian ini adalah:
a.       Untuk mengetahui apakah penggunaan metode inkuiri dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
b.      Meningkatkan pemahaman materi pembelajaran IPA SD kompetensi dasar mendeskripsikan hasil pengamatan tentang pengaruh energi panas, gerak, dan getaran.
c.       Meningkatkan profesionalisme guru.

D.    Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi siswa, guru, dan sekolah khususnya, dan bagi dunia pendidikan pada umumnya. Manfaat penelitian meliputi manfaat teoritis dan manfaat praktis. Manfaat penelitian tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

1.      Manfaat Teoritis
a.       Mendapatkan pengetahuan baru tentang cara meningkatkan kemampuan siswa dalam menemukan pengetahuan sendiri melalui model Contextual Teaching and Learning (CTL) dan metode inkuiri.
b.      Memberikan wawasan yang lebih luas tentang penggunaan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dan metode inkuiri untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
c.       Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk mengadakan penelitian selanjutnya.
2.      Manfaat Praktis
a.       Bagi siswa
Manfaat penelitian bagi siswa adalah:
1)      Meningkatkan kemampuan siswa dalam menemukan pengetahuan sendiri.
2)      Meningkatkan kemampuan siswa dalam mengemukakan pendapat dan menjawab pertanyaan.
3)      Meningkatkan hasil belajar siswa.
4)      Meningkatkan perhatian dan konsentrasi siswa dalam pembelajaran.
b.      Bagi Guru
Manfaat penelitian bagi guru adalah:
1)      Memperbaiki kualitas/mutu kegiatan pembelajaran yang dikelolanya.
2)      Sebagai sarana perbaikan kinerja guru untuk dapat mengembangkan penggunaan metode pembelajaran.
3)      Menambah kemampuan pengetahuan, wawasan, dan pengalaman bagi guru.
4)      Memberikan solusi kepada guru lain dalam memecahkan masalah pembelajaran.
5)      Meningkatkan profesionalisme guru.
c.       Bagi Sekolah
Manfaat penelitian bagi sekolah adalah:
1)      Memberi masukan kepada penyelenggara dan Pengelola sekolah dalam upaya memperbaiki dan merumuskan program sekolah ke depan.
2)      Membantu sekolah untuk maju dan berkembang meningkatkan mutu pendidikan.
3)      Meningkatkan kualitas belajar secara umum.

PTK bab selanjutnya silahkan klik di tag, atau lihat postingan lainnya di tag/kategori. Bagi yang menghendaki file-nya Laporan PTK lengkap dari judul di atas silahkan dapat SMS saya di nomor HP. 081328239660, akan saya kirimkan filenya ke alamat email anda setelah anda transfer ongkos ketik Rp. 50.000,- ke BNI Cabang Kebumen no rek. 0222010799 a.n. Rinoto

0 comments:

Post a Comment

Bagi yang menginginkan contoh PTK lengkap bisa SMS ke 081328239660